79 Mahasiswa UBY Ditarik dari Lokasi KKN

 

BOYOLALI– Sebanyak 79 mahasiswa KKN Universitas Boyolali (UBY) ditarik dari lokasi KKN, Jumat (29/3) di Kecamatan Sawit, Boyolali. Acara penarikan itu dilakukan dari kantor Kecamatan Sawit.

Acara penarikan mahasiswa KKN ini juga dihadiri kepala desa se- Kecamatan Sawit.

Diawali dengan kesan dan pesan dari Lurah Cepoko Sawit Slamet Raharjo yng menyatakan, waktu 1 bulan KKN dirasa masih kurang dan karena banyak potensi unggulan di Kecamatan Sawit. Begitu juga banyak program KKN sangat bermanfaat bagi warga desa.

“Seperti penyuluhan dan pembinaan UKM dari mahasiswa kepada UKM di Sawit,” kata kades Cepoko Slamet Raharjo.

Pihak kampus diwakili Wakil Rektor 1 Saiful Bachri memohonkan maaf atas mahasiswa UBY yang sebesar besarnya selama mahasiswa KKN banyak kesalahan dan kurang kesempurnaan.

” Pastinya selama disini, banyak kesalahan, perilaku dan sopan santunnya,kami mohon maaf,” ujar Saiful.

Mnurut, Saiful banyak yang didengar serta informasi banyaknya UKM yang ada di Sawit seperti kerupuk kangkung yang perlu untuk dilakukan pembinaan.

“Beberapa waktu lalu kami dengan tim sidak di kecamatan Sawit ternyata banyak ditemukan potensi unggulan, seperti krupuk kangkung dan pecel udang galah,”jelas Saiful.

Pihak kampus juga menyatakan banyak trimakasih atas ketersediaan tempat dan waktu untuk dijadikan lokasi KKN.

Camat Sawit Purnawan mengaku,bahwa pendidikan saat KKN selama 29 hari, tentunya waktu sangat pendek sehinngga banyak kegiatan yang lain belum dikembangkan. Sehingga waktu KKN yang singkat ini perlu ditambah waktunnya.

“Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada mahasiswa UBY atas kegiatan KKN yang juga ikut membantu desa sehingga dapat terjadi perubahan,”katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *