Perguruan Tinggi Diberi Kebebasan Akselerasi

BOYOLALI, suaramerdeka.com – Penyelenggaraan perguruan tinggi (PT) yang ada saat ini oleh pemerintah diberi kebebasan berakselerasi dan beriteraksi seluas-luasnya melalui otonomi kampus. Meski demikian, menurut Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi  (LL Dikti) Wilayah VI, keberadaan PT tidak bisa semaunya sendiri dalam bersikap dan bertindak, karena ada regulasi yang harus dipatuhi. Regulasi yang selama ini dikenal dan harus dipenuhi penyelenggara perguruan tinggi.

Antara lain, terkait pelaporan PD-DIKTI, akreditasi prodi, kualifikasi dosen, penerapan kerangka kualifikasi nasional Indonesia (KKNI) dan SNPT, mau pun rasio dosen dan mahasiswa. Mengenai kurikulum penerapan berbasis KKNI dan Standart Nasional Pendidikan Tinggi, perlu diaplikasi oleh penyelenggara PT dengan tujuan meningkatkan kualitas lulusan.

“Kuncinya adalah integritas. Integritas adalah salah satu substansinya adalah kejujuran dan kejujuran adalah manifestasi dari sikap dan perilaku yang ditunjukan di setiap aspek, utamanya mengenai kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” kata Kepala LL Dikti Wilayah VI, Dr DYP Sugiharto, dalam sambutan Universitas Boyolali (UBY), Sabtu (27/10/).

Sebanyak 103 wisudawan diwisuda dalam wisuda sarjana ke-13 tahun akademik 2017/2018 di kampus yang berlokasi di Kabupaten Boyolali itu. Yaitu dari program studi ilmu hukum, tehnik informatika, akutansi, manajemen, dan peternakan. Selain wisuda, pihak universitas juga menggelar produk UMKM yang selama ini menjadi binaan.

Rektor Universitas Boyolali, Dr Irnawan Darori, merasa bangga dengan keberhasilan yang diperoleh para wisudawan saat ini. Sebab, secara bersama-sama wisuda itu menunjukkan pada masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya bahwa UBY berhasil melaksanakan amanat yang diberikan pemerintah untuk mendidik anak bangsa hingga menjadi sarjana.

“Ini adalah bentuk pertanggungjawaban UBY kepada masyarakat, bangsa, dan negara dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata rektor.

Saat ini, UBY yang baru berusia satu dasawarsa itu mempunyai enam fakultas dengan tujuh program studi. Darori yakin, perguruan tinggi yang dipimpinnya akan terus berkembang. “Tahun ini ada peningkatan seratus persen dari mahasiswa baru yang masuk ke UBY,” katanya.


(Langgeng Widodo/CN40/SM Network)

https://www.suaramerdeka.com/news/baca/139111/perguruan-tinggi-diberi-kebebasan-akselerasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *